Torehan demi torehan sengaja penulis rangkai, sebagai bukti keberadaanya bahwa ia pernah singgah di bumi.

Friday, May 17, 2019

Antara Cinta Dan Keluarga


  Plack mandel satu-satunya cucu pewaris tahta kekayaan kakeknya yang memiliki perusahaan kocor ternama di kotanya, sebelum kakeknya bio mandel  meninggal dia sempat mewariskan dan memasrahkan sepenuhnya usahanya itu kepada plack mandel, warisan yang di pasrahkan kakek bio mandel itu dia ucapkan kepada salah satu kariyawan kepercayaanya karena waktu menjelang kematianya mandel masih berada di luar kota mengembara mencari cinta sejatinya yang pernah plack mandel temukan dalam sebuah mimpi.

  Setelah plack mandel mendengar tentang kematian kakeknya dia di hadapkan dengan persoalan besar, dia dilema apa harus tetap berjuang untuk menemukan cinta sejetinya atau pulang berziarah ke makam kakeknya. Dia pun larut dalam pemikiran yang panjang hingga akhirnya mandel memutuskan untuk pulang terlebih dahuulu dengan maksud berziarah ke makam kakeknya bio mandel. Perjalanan panjang ia tempuh untuk kembali ke kampung halamanya karena sudah cukup terlampau jauh perjalanan yang selama ia tempuh. Dalam perjalanan pulang mandel di bayang-bayangi sosok wajah seorang wanita misterius yang dia temukan dalam mimpinya hingga menambah keraguan untuk dia kembali pulang berziarah kemakam kakeknya, akan tetapi kasih sayang yang ia miliki kepada kakeknya menghilangkan keraguan yang selama ini mandel rasakan. Kurang lebih sekitar 4 km perjalanan yang ia tempuh.

  tanpa di drencanakan dan di diduga hujan lebad mengguyur hingga seluruh tubuh mandel basah kuyup bersama pakaianya, kebetulan tepat di hadapan mandel ada sebuah  warung kopi yang ia jadikan sebagai tempat berteduh, setelah memasuki warung kopi itu plack mandel benar-benar terkejut oleh keadaan di luar dugaanya, dimana ia melihat wanita yang berada di sebelahnya mirip sekali dengan wanita misterius yang ia temukan dalam mimpinya itu. Tetapi waktu itu mandel masih berada dalam keraguan untuk menyapanya takut wanita yang ia sapa ternyata bukanlah dia yang selama ini menjelma dalam mimpi. Sungguh mandel merasa gugup duduk disampingnya.

  Setelah hujan reda mandel masih menatap dalam-dalam wajah wanita itu dengan cara diam-diam suapaya wanita itu  tidak curiga kepadanya. Hingga wanita itu tidak menghiaraukan sama sekali tatapan mandel. Wanita misterius itu lalu pergi meninggalkan warung kopi itu. Setelah kejadian itu rasa penasaran mandel semakin bertambah untuk mengetahui seluk beluknya tentang wanita misterius yang ia temukan dalam mimpinya, tapi mandel tidak bisa melupakan begitu saja untuk tetap melanjutkan perjalananya berzaiarah kemakam kakeknya.

  Sesampainya di kampung halaman mandel langsung berkegas pergi ketempat pemakaman kakeknya dan disana dia mencari batu nisan bertuliskan bio mandel, iapun menemukan sebuah makam yang terlihat masih baru di kebumikan sedangkan di atas makam itu ada seorang pria berdiri berpakaian terlihat pria itu sedang menunggu sesuatu. Mandelpun berkeyakinan bahwa itulah makam kakeknya tanpa dia ragu untuk menanyakan kepada pria itu akhirnya dugaan plack mandel benar dan pria itu adalah kariyawan kepercayaan kakeknya yang mendengar langsung ucapakan kakek bio mandel bahwa pewaris perusahaan kocor di pasrahkan sepenuhnya kepada plack mandel. Dengan terharu bercampur pilu mandel menceritakan sepanjang perjalananya yang ia tempuh selama ini sambil meneteskan air mata. Tapi kariyawan itu buru-buru mencegat kesedihan mandel dengan mengatakan bahwa keluarga besar mandel tidak boleh cengeng harus kuat untuk menghadapi segala tantangan hidup yang penuh dengan problema ini. Kariyawan itu mengajak kembali untuk membangun lagi perusahaan kocor yang di jalankan kakeknya sebeleum dia di panggil kehadapan sang ilahi. Tapi mandel masih menunggu kepastian cintanya yang selama ini masih  misterius, tapi kariyawan itu memaksa plack mandel untuk berhenti berkelana dengan penuh ketidak pastian, kariyawan itu terus membujuk mandel bagaimana caranya agar mandel menjadi seorang pria yang di inginkan kakeknya bio mandel dengan berbagai arahan motivasi yang di ucapkan kariyawan itu untuk mengalahkan kekerasan hati mandel akhirnya kekerasan hati mandel kini dapat di lunakkan.

  Mereka berdua kini sudah pergi bersama meninggalkan tempat pemakaman untuk melihat kantor perusahaan produksi kocor itu. Setelah sampai disana di berikan kepada mandel kunci pewaris itu untuk membuka pintunya dan melihat semua ramuan dan bumbu-bumbu yang selama ini menjadi rahasia perusahaan kocor milik sang kakek bio mandel. Tapi mandel masih bertanya-tanya untuk apa semua ini harus aku yang menjalankanya, di tambha lagi dengan keraguan identitas wanita misterius itu. Sejenak mandel mematung di hadapan pintu perusahaan itu tapi taklama dari itu kariyawan kakenya langsung menegur dan menyuruh agar mandel tetap melanjutkan niatnya untuk mengembangkan perusahaan kocor pewaris kakenya.
Akhirnya mereka berdua masuk kedalam ruang kantor dan terlihat di dalamnya sudah tidak terawat lagi karena selama kakek bio mandel mandel meninggal tidak ada satupun kariyawanya yang berani untuk memasuki kantor itu, dinding-dinding dan meja ruangan itu nampak lusuh menambah beban mandel untuk berjuang melawan tantangan yang dia hadapi.

  Tapi dengan niat yang kokoh agar mandel melanjutkan perjalanan kakeknya kini mandel sudah mulai membersihkan ruangan itu satu persatu. Dan ke esokan harinya mandel langsung bekerja untuk memproduksi kocor dengan berbagai ramuan dan bumbu rahasia pewaris kakeknya itu dan tak lama lagi setelah itu perusahaan milik sang kakek bio mandel benar-benar berkembang dengan pesat dan bahkan pemasaranya semakin luas sampai keluar kota. Hingga ada niat dalam hati mandel untuk mencari seorag kariyawan baru karena kini ia harus menambah produksi kocor dalam setiap harinya. Hingga mandel menyuruh kariyawanya untuk menyebarkan famplet lowongan kerja. Setelah itu mandel benar-benar terkejut di mana wanita misterius itu melamarkan dirinya untuk menjadi kariyawan di perusahaan kocor miliknya. Dengan responsif mandel menerimanya. Setelah wanita itu mulai bekerja mendel mendekatinya dengan perlahan hingga akhirnya mandel menceritakan semua perjalanan hidupnya dari  awal tentang wanita itu yang ia temukan dalam mimpinya. Ternyata apa yang di rasakan mandel selama ini juga sama seperti apa yang di rasakan wanita itu hingga mereka berdua memilih untuk melanjutkan kehidupanya menjadi pasangan suami istri dan menata bersama perusahaan kocor yang namanya kini semakin membesar.

Terimakasih telah sudi mengunjungi blog pena digital ini. Kontribusi anda seperti kritik dan saran penulis harapkan. sebagai pertimbangan untuk membantu membangun blog sederhana ini.
 

 #####
Penulis juga menyediakan beberapa rubrik dan konten menarik lainya, bisa anda kunjungi dengan cara klik salah satu rubrik yang ingin anda telusuri di bawah ini :

Artikel
Opini
Puisi
Tips
Motivasi
Ubudiyah
Kisah Hikmah
Cerpen
Humor
Pantun

Ada beberapa rubrik atau halaman tambahan seperti Kalam Hikmah Dan Sajak Santri

Jika ingin mengenal lebih mendalam tentang penulis silahkan kunjungi
Profil
Biodata Penulis


3 comments: