Kekasih;
Terimakasih, kau ludahi hatiku dengan bijaksana Uraian abjad yang meletup di rekahan bibir mungilmu, menyebabkan kesedihan di luar batas kemampuanku
Kekasih;
Tambatkan telapak tanganmu pada lekuk wajah lesuku, hayatilah deraian saksi bisu, dari luapan asmara kelabumata sembab terkoyok ratapan sebab
Jiwa sekarat terbentur kejamnya akibat
Kekasih;
Prahara di ujung senja kemaren lusa
Membuat kita berdua terjebak dalam labirin rasa
Mahligai rumah tangga yang termaktub dalam rencana
Kini jadi oretan sketsa yang tak berwarna
Kekasih;
Ambilah belatimu, irislah pergelangan tanganku,
Jika darahnya mengalir, maka tancapkan lah di permukaan kalbuku,
Aku telah terlanjur brengsek masih bisa menghela nafas tanpa dirimu.
Den Adit
PUSISI DALAM BENTUK VIDEO
Terimakasih telah sudi mengunjungi blog pena digital ini. Kontribusi anda seperti kritik dan saran penulis harapkan. sebagai pertimbangan untuk membantu membangun blog sederhana ini.
#####
Penulis juga menyediakan beberapa rubrik dan konten menarik lainya, bisa anda kunjungi dengan cara klik salah satu rubrik yang ingin anda telusuri di bawah ini :
Artikel
Opini
Puisi
Tips
Motivasi
Ubudiyah
Kisah Hikmah
Cerpen
Humor
Pantun
Ada beberapa rubrik atau halaman tambahan seperti Kalam Hikmah Dan Sajak Santri
Jika ingin mengenal lebih mendalam tentang penulis silahkan kunjungi
Profil
Biodata Penulis
Biodata Penulis
#####
Penulis juga menyediakan beberapa rubrik dan konten menarik lainya, bisa anda kunjungi dengan cara klik salah satu rubrik yang ingin anda telusuri di bawah ini :
Artikel
Opini
Puisi
Tips
Motivasi
Ubudiyah
Kisah Hikmah
Cerpen
Humor
Pantun
Ada beberapa rubrik atau halaman tambahan seperti Kalam Hikmah Dan Sajak Santri
Jika ingin mengenal lebih mendalam tentang penulis silahkan kunjungi
Profil
Biodata Penulis
Biodata Penulis

No comments:
Post a Comment