Ini hanyalah sepenggal cerita jenaka
Dari negeri yang amat ku cinta
Aparatnya yang suka bercanda
Serta warganya yang gemar berprasangka
Lucu bukan ?
Mereka yang sudah lama lumpuh
Kini berpangku tangan penuh ironi
Kala titah untuk berdiri di atas kakinya sendiri
Menghapus air mata sejarah meratapi nasib negeri
Mengais berkah dari sesuap nasi basi
Lucu memang,
Menu utama di sepanjang deretan saluran televisi
Tak lain tangga kematian yang setiap hari di kalkulasi
Membuat lapisan masyarakat mendadak ngeri
Hingga satu-persatu saudaraku pergi
Akibat candaan oleh aparat bergengsi
Sungguh lucu bukan ?
Di atas sana sudah sekian kali berdeklamasi
Dengan penyampaian penuh isi tak ber intonasi
Bahwa kita harus berhati-hati
Bahwa kita harus ketat menjaga diri
Bahwa ketika kematian datang menghampiri
Haruslah berstempel pandemi, bukan maha suci ilahi robbi
Sungguh lucu bukan main,
Spesies mulai kejam meregang nyawa bersama
Peralatanya canggih luar biasa
Seakan mengejek tuhan kehilangan pamornya
Den adit
PUISI DALAM BENTUK VIDEO
Terimakasih telah sudi mengunjungi blog pena digital ini. Kontribusi anda seperti kritik dan saran penulis harapkan. sebagai pertimbangan untuk membantu membangun blog sederhana ini.
#####
Penulis juga menyediakan beberapa rubrik dan konten menarik lainya, bisa anda kunjungi dengan cara klik salah satu rubrik yang ingin anda telusuri di bawah ini :
Artikel
Opini
Puisi
Tips
Motivasi
Ubudiyah
Kisah Hikmah
Cerpen
Humor
Pantun
Ada beberapa rubrik atau halaman tambahan seperti Kalam Hikmah Dan Sajak Santri
Jika ingin mengenal lebih mendalam tentang penulis silahkan kunjungi
Profil
Biodata Penulis
Biodata Penulis

No comments:
Post a Comment