Dengarkah hatimu hai ibuku
Kamulah nafasku dan jiwaku
Bukan dari nafsu ciptakanku
Tapi dari cinta dan kasihmu
Ku ingin selalu bersamamu
Mencapai surga dan restumu
Do’akan diriku wahai ibuku
Kau hidupku panutanku
Kamulah kasih sayang bagiku
Bersamamu ku rasakan hidup
Walau dunia gelap meredup
Untukmu ibuku duniaku
Untukmu ibuku akhiratku
Do’akan dirimu di setiap waktu
Saatku tertawa kau bahagia
Diriku merana engkau ada
Diwaktu kecil kau telah menjaga
Perintahkan ku tuk balas jasa
Padamu ibuku jiwa ragaku
Padamu ibuku kasih sayangku
Ucapku terimakasih padamu
Dengarkah hatimu hai ibuku
Kamulah pelita dalam hidupku
Bukan dari nafsu ciptakanku
Tapi dari cinta dan kasihmu
Ku ingin selalu bersamamu
Mencapai surga dan restumu
Do’akan diriku wahai ibuku
By : Dani Aftar
Terimakasih telah sudi mengunjungi blog pena digital ini. Kontribusi anda seperti kritik dan saran penulis harapkan. sebagai pertimbangan untuk membantu membangun blog sederhana ini.
#####
Penulis juga menyediakan beberapa rubrik dan konten menarik lainya, bisa anda kunjungi dengan cara klik salah satu rubrik yang ingin anda telusuri di bawah ini :
Artikel
Opini
Puisi
Tips
Motivasi
Ubudiyah
Kisah Hikmah
Cerpen
Humor
Pantun
Ada beberapa rubrik atau halaman tambahan seperti Kalam Hikmah Dan Sajak Santri
Jika ingin mengenal lebih mendalam tentang penulis silahkan kunjungi
Profil
Biodata Penulis
#####
Penulis juga menyediakan beberapa rubrik dan konten menarik lainya, bisa anda kunjungi dengan cara klik salah satu rubrik yang ingin anda telusuri di bawah ini :
Artikel
Opini
Puisi
Tips
Motivasi
Ubudiyah
Kisah Hikmah
Cerpen
Humor
Pantun
Ada beberapa rubrik atau halaman tambahan seperti Kalam Hikmah Dan Sajak Santri
Jika ingin mengenal lebih mendalam tentang penulis silahkan kunjungi
Profil
Biodata Penulis

No comments:
Post a Comment