Torehan demi torehan sengaja penulis rangkai, sebagai bukti keberadaanya bahwa ia pernah singgah di bumi.

Monday, February 25, 2019

Pantun Untuk Capres Dan Cawapres



Terbentang cahaya di balik sebuah pohon
Bukan sekedar ilusi tapi juga aspirasi
Salam sejahtera kepada semua calon
Lewat pantun saya sampaikan isi hati
Putus cinta rasanya sedih
Hati bercucur luka malam pun gelisah
Sebagai warga kami harus memilih
Menyambung lidah suara yang sah
Ini merupakan ajang perlombaan
Bukan ajang permusuhan
17 april adalah pelaksanaan
Suara rakyat yang akan menentukan
Berfikirlah secara positif
Tanpa curang maupun licik
Yang terpilih pimpinlah dengan arif
Yang kalah menerima dengan baik
Ke jakarta lewat ci anjur
Permisi tuan kami numpang lewat
Kami mengharap pemimpin yang jujur
Memikirkan dan memperhatikan rakat
Ikutilah aturan sesuai skema
Hingga hikmahnya dapat di petik
Berpolitiklah sesuai ajaran agama
Jangan agama di jadikan politik
Bagi wanita gunakanlah jilbab
Jangan umbar aurat tebarkan maksiat
Kami ingin pemimpin yang beradab
Bukan untuk kepentingan sesaat
Hindarilah tindakan korupsi
Dalam memimpin negri ini
Cukup sekian apresiasi
Ini pantun juga solusi


Terimakasih telah sudi mengunjungi blog pena digital ini. Kontribusi anda seperti kritik dan saran penulis harapkan. sebagai pertimbangan untuk membantu membangun blog sederhana ini.
 

#####
Penulis juga menyediakan beberapa rubrik dan konten menarik lainya, bisa anda kunjungi dengan cara klik salah satu rubrik yang ingin anda telusuri di bawah ini :

Artikel
Opini
Puisi
Tips
Motivasi
Ubudiyah
Kisah Hikmah
Cerpen
Humor
Pantun

Ada beberapa rubrik atau halaman tambahan seperti Kalam Hikmah Dan Sajak santri

Jika ingin mengenal lebih mendalam tentang penulis silahkan kunjungi
Profil
Biodata Penulis


9 comments: