Torehan demi torehan sengaja penulis rangkai, sebagai bukti keberadaanya bahwa ia pernah singgah di bumi.

Tuesday, December 18, 2018

Popmie Campur Tolak Angin

Sepanjang perjalanan menuju kota surabaya dua pemuda yaitu komar dan abduh yang berangkat dari pulau madura mengalami kemacetan, terik matahari di siang itu sangat menyengat. Sedangkan mereka berdua menggunakan sepeda motor sehingga debu dan polusi udara sangat mengganggu perjalanan mereka.


Komar yanag mengemudi sepeda motornya sangat buru-buru karena memang sudah lama tidak bertemu dengan keluarganya yang tinggal di surabaya. Sedangankan abduh masih kebingungan mencari cara mengehentikan komar agar mampir di sebuah warung, karena abduh merasa tidak enak untuk mengatakan kepada si komar iapun pura-pura sakit kepala. "Mar kayaknya kepalaku terasa bening" dengan suara terbata-bata mencoba akting untuk melancarkan aksinya, "ya sudah kalau gitu saya belikan obat",
"oh biasanya aku baru sembuh kalau habis makan pop mie".
"Ok nanti pop mienya saya campur dengan tolak angin, adem sari, dan hemaviton"

Terimakasih telah sudi mengunjungi blog pena digital ini. Kontribusi anda seperti kritik dan saran penulis harapkan. sebagai pertimbangan untuk membantu membangun blog sederhana ini.
 
#####
Penulis juga menyediakan beberapa rubrik dan konten menarik lainya, bisa anda kunjungi dengan cara klik salah satu rubrik yang ingin anda telusuri di bawah ini :
Artikel
Opini
Puisi
Tips
Motivasi
Ubudiyah
Kisah Hikmah
Cerpen
Humor
Pantun

Ada beberapa rubrik atau halaman tambahan seperti Kalam Hikmah Dan Sajak santri

Jika ingin mengenal lebih mendalam tentang penulis silahkan kunjungi
Profil
Biodata Penulis

2 comments: