Torehan demi torehan sengaja penulis rangkai, sebagai bukti keberadaanya bahwa ia pernah singgah di bumi.

Friday, December 28, 2018

Jangankan Kau Intip Aku Rembulan



Selamat malam rembulan
Aku menyapamu meski ku tahu kau takkan mendengarnya, semoga gelap meng isyaratkan bahwa aku merindukan sinarmu

Selamat malam rembulan
Kesini kau kanku dekkap pancaranmu di penghujung tepian malam, biarlah esok pagi ku terbangun dengan tangan hampa

Selamat malam rembulan
Disini ada yang diam-diam menga gumimu, kuharap jangan kau biarkan sinar semmu yang kau miliki hanya sebatas menggores dekap gelapku

Selamat malam rembulan
Jika kelak sudah tiba saatnya, ku jemput kau di atas singgasan dan biarkan aku berbaring bermandikan sinarmu seperti sedia kala

Selamat malam rembulan
Ku pertanyakan kenpa harus sinarmu yang terbentang nan jauh disana, sementara kau tak pernah tanpakkan wujud aslimu.

Az
03/04/18


Terimakasih telah sudi mengunjungi blog pena digital ini. Kontribusi anda seperti kritik dan saran penulis harapkan. sebagai pertimbangan untuk membantu membangun blog sederhana ini.
#####
Penulis juga menyediakan beberapa rubrik dan konten menarik lainya, bisa anda kunjungi dengan cara klik salah satu rubrik yang ingin anda telusuri di bawah ini :

Artikel
Opini
Puisi
Tips
Motivasi
Ubudiyah
Kisah Hikmah
Cerpen
Humor
Pantun

Ada beberapa rubrik atau halaman tambahan seperti Kalam Hikmah Dan Sajak Santri


Jika ingin mengenal lebih mendalam tentang penulis silahkan kunjungi
Profil
Biodata Penulis

No comments:

Post a Comment