Torehan demi torehan sengaja penulis rangkai, sebagai bukti keberadaanya bahwa ia pernah singgah di bumi.

Saturday, December 1, 2018

Malu Pada Sang Rembulan


Diam-diam rembulan mengintip hamba sahaya yang di balut nestapa di hiruk pikuk keramaian kota. dari sekian torehan usang ia rangkai sendu yang di rasakan masih belum mengundang haluan si majikan.

Az
21/09/18

Terimakasih telah sudi mengunjungi blog pena digital ini. Kontribusi anda seperti kritik dan saran penulis harapkan. sebagai pertimbangan untuk membantu membangun blog sederhana ini.
 
#####
Penulis juga menyediakan beberapa rubrik dan konten menarik lainya, bisa anda kunjungi dengan cara klik salah satu rubrik yang ingin anda telusuri di bawah ini :
Artikel
Opini
Puisi
Tips
Motivasi
Ubudiyah
Kisah Hikmah
Cerpen
Humor
Pantun

Ada beberapa rubrik atau halaman tambahan seperti Kalam Hikmah Dan Sajak santri

Jika ingin mengenal lebih mendalam tentang penulis silahkan kunjungi
Profil
Biodata Penulis

No comments:

Post a Comment