Torehan demi torehan sengaja penulis rangkai, sebagai bukti keberadaanya bahwa ia pernah singgah di bumi.

Sunday, December 2, 2018

Hujan






Hujan
Kau basahi sekujur tubuhku
Di bawah pohon pisang itu
Kau dan aku

Hujan
Masihkah aku di rindu
Sementara kenangan
 masih menjadi benalu

Hujan
Biarkan aku cemburu
Rintik tetesmu menjadi pemicu keindahan
 di atas genangan air

Hujan
Kemercik suara satu persatu tetes airmu
mengantarkan aku pada lamunan
yang usai dan berlalu

Hujan
Entah, apakah ini sekedar benci atau rindu
 yang pasti ada kenangan di setiap tetesmu.

Az~02/12/18

Terimakasih telah sudi mengunjungi blog pena digital ini. Kontribusi anda seperti kritik dan saran penulis harapkan. sebagai pertimbangan untuk membantu membangun blog sederhana ini.
 
#####
Penulis juga menyediakan beberapa rubrik dan konten menarik lainya, bisa anda kunjungi dengan cara klik salah satu rubrik yang ingin anda telusuri di bawah ini :
Artikel
Opini
Puisi
Tips
Motivasi
Ubudiyah
Kisah Hikmah
Cerpen
Humor
Pantun

Ada beberapa rubrik atau halaman tambahan seperti Kalam Hikmah Dan Sajak santri

Jika ingin mengenal lebih mendalam tentang penulis silahkan kunjungi
Profil
Biodata Penulis

No comments:

Post a Comment